Desain logo photoshop
Design

Desain Website dengan Photoshop dalam 3 Langkah Praktis

Siapa sangka, desain website dengan Photoshop bisa menghasilkan tampilan yang estetik dengan langkah-langkah praktis. Fungsi utama Photoshop yang sebenarnya adalah foto editor, tapi bisa juga digunakan untuk menggambar digital seperti desain logo Photoshop. Bagi orang-orang yang sudah mahir menggunakan Photoshop, software ini saja sudah cukup untuk berbagai keperluan kreasi, editing, hingga tahap finishing pengerjaan grafis.

Membuat desain website di Photoshop memang cukup menarik. Biasanya, desainer menulis kode program secara manual atau memanfaatkan design-view untuk mengedit layout dan tampilan. Belum banyak desainer yang menggunakan Photoshop untuk keseluruhan desain web, maksimal hanya pada pembuatan ikon, logo, dan elemen-elemen spesifik lainnya. Karena langkahnya cukup panjang, akan kami ringkas menjadi tiga bagian berikut ini :

 

Cara Desain Website dengan Photoshop

 

  • Buat Struktur Dasar

Desain website dengan Photoshop dimulai dari pembuatan struktur dasar. Pertama-tama, buka aplikasi Photoshop dan buat workspace baru. Anda juga bisa mengunduh template desain web dalam format psd untuk melompati langkah ini. Perhatikan bagian Ruler dan Guidelines. Kalau belum tampil, aktifkan dengan Ctrl+R untuk Ruler dan Ctrl+; untuk Guidelines.

Kemudian, atur ukuran Canvas dengan shortcut Ctrl+Shift. Isi kolom Width dengan ukuran 1200 pixels, dan 1300 pixels untuk Height. Selanjutnya, atur warna background website dengan Paint Bucket Tool. Pilih warna sesuai keinginan Anda, usahakan warna yang tidak terlalu cerah agar tidak mengganggu elemen lain.

 

  • Buat Desain dari Header Sampai Footer

Kami asumsikan bahwa Anda sudah memahami cara kerja Photoshop. Langkah selanjutnya dalam desain website dengan Photoshop adalah mendesain keseluruhan tampilan dari header sampai footer. Yang paling Anda butuhkan pada tahap ini adalah teks, bentuk, dan warna.

Header berisi logo, nama, headline, dan bagian-bagian lain yang umumnya terletak di sisi atas. Kemudian, bagian utama berisi berbagai konten seperti slideshow, gambar, cuplikan artikel, dan sebagainya. Disusul dengan footer yang berisi alamat, informasi kontak, akun sosial media, dan lain-lain. Proses ini yang paling kompleks dan memakan waktu cukup lama.

 

  • Evaluasi Hasil Desain

Setelah selesai membuat desain website dengan Photoshop, tahap terakhir adalah evaluasi dan revisi. Kami sarankan untuk meninggalkan sejenak pekerjaan Anda. Tutup Photoshop, lakukan aktivitas lain, ambil jeda waktu beberapa menit. Kemudian, buka lagi desain Anda dan perhatikan setiap bagiannya.

Ini sangat dibutuhkan dalam tahap evaluasi. Semua desainer perlu meninggalkan desain mereka selama beberapa saat demi mendapatkan penilaian yang lebih objektif. Jika Anda merasa ada bagian yang perlu diperbaiki, lakukan editing seperlunya. Lanjutkan sampai Anda merasa puas dengan hasil akhir.

 

Desain Website dengan Photoshop untuk Upgrade Skill

Sekilas, seluruh proses di atas memang terlihat panjang dan rumit. Namun saat Anda mempraktikkannya, Anda akan merasa antusias dan menikmati semua langkah-langkahnya. Cara ini sangat ampuh untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam bidang desain grafis. Karena Anda dituntut untuk memerhatikan setiap detail secara teliti, Anda akan terbiasa dengan editing yang kompleks di kemudian hari. Jadi, bila ada waktu luang, buatlah desain website dengan Photoshop untuk meningkatkan kemampuan Anda.