Perkembangan Sosial Media di Indonesia
Others

Perkembangan Sosial Media di Indonesia

Tidak bisa dipungkiri jika peran sosial media semakin vital. Ini dibuktikan dari banyaknya masyarakat yang menggunakan media sosial untuk berbagai keperluan termasuk bisnis. Namun, bagaimana perkembangan sosial media di Indonesia.

Awal

Sebelum ada media sosial seperti saat ini, dahulu terdapat media lama yang merujuk pada media massa yang konvensional atau tidak menggunakan internet. Beberapa contohnya adalah televisi, radio, surat kabar.

Kemudian, seiring berkembangnya zaman, muncul media baru. Media baru inilah yang merujuk pada media yang menggunakan jaringan internet untuk media agar informasi bisa terdistribusi. Adanya media baru membuat perubahan dari yang sifatnya manual ke otomatis dan memudahkan pengguna.

Seperti di tahun 1993 saat ditemukannya navigasi yaitu Mosaic untuk mempermudah user dalam menemukan apa yang dicari. Kemudian di tahun 1994, Internet Explorer ditemukan oleh Microsoft dan di tahun 1998, Google diperkenalkan.

Munculnya Media Sosial

Di tahun 2000an perkembangan internet semakin maju dan pesat. Karena hal tersebut, media sosial kemudian muncul dengan fungsi awal untuk bersosialisasi antar pengguna.

Perkembangan Sosial Media di Indonesia
Perkembangan Sosial Media di Indonesia

Jika menelisik lebih rinci mengenai perkembangan sosial media, ada banyak sosial media yang ditemukan dan digunakan. Beberapa diantaranya adalah:

  • Friendster (2002)

Media sosial ini berfungsi untuk membangun pertemanan lewat dunia maya secara luas. Di Indonesia sendiri, Friendster berkembang dengan cukup pesat dan bahkan digandrungi oleh anak muda. Sayangnya, Friendster tidak bertahan lama.

  • LinkedIn (2002)

Media sosial ini digunakan untuk membagikan pengalaman tentang dunia pekerjaan dan bisnis. Seiring perkembangannya, hingga saat ini LinkedIn masih digunakan. Bahkan menjadi media untuk mengecek profil atau portofolio perusahaan, karyawan dan calon karyawan.

  • MySpace (2003)

Terlihat hampir sama dengan Friendster. Namun, MySpace memiliki fokus pada orientasi musik penggunanya. MySpace juga menjadi media sosial pertama yang bisa digunakan untuk berkirim pesan, menyediakan layanan pemasangan musik di profil dan mengunggah musik atau video.

  • Flickr (2004)

Flicker merupakan media sosial yang dapat memberi ruang ke user agar bisa mengunggah foto dan video. Selain itu, lewat flicker Anda bisa membagikan konten tersebut ke anggota di Flickr.

  • Facebook (2004)

Facebook muncul dengan fungsi awal untuk bertukar pesan dan mengirimkan permintaan pertemanan. Di Facebook, Anda bisa juga bertukar gambar atau video. Seiring dengan perkembangannya dan Facebook juga dijadikan sebagai platform berbisnis sehingga banyak jasa social media marketing yang menggunakan Facebook.

  • Twitter (2006)

Twitter memungkinkan Anda untuk mengikuti pengguna lain agar bisa mengikuti postingan dari orang tersebut. Twitter juga memungkinkan Anda mengunggah foto, video atau tulisan dengan batasan jumlah kata.

  • Instagram (2010)

Instagram atau IG muncul dengan fokus unggahan konten yang berupa foto atau video. Media sosial ini memungkinkan user-nya untuk berinteraksi dengan berkomentar, like ataupun lewat pesan pribadi (DM).

  • Line (2011)

Line adalah media sosial yang fokus pada layanan berkirim pesan. Lewat line, Anda bisa juga menambahkan stiker untuk berkirim pesan dan menemukan user lain lewat sistem add username.

Itulah perkembangan media sosial di Indonesia dan jenis medsos yang pernah dan hingga saat ini masih ada yang digunakan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda ya.